MANDOR MINGGU; LIMA GURU BESAR SILAT BEKSI PETUKANGAN

MANDOR MINGGU; LIMA GURU BESAR SILAT BEKSI PETUKANGAN

 
Jakarta, Kampung Silat – Pada penelusuran Tim Riset Kampung Silat Petukangan dikediaman Keluarga Besar Mandor Minggu ditemukan keterangan langsung dari Baba Hasanudin salah satu anak kandung beliau yang masih hidup bahwa Mandor  Minggu  adalah  salah  satu  murid  dari  H.  Godjalih yang  juga meneruskan dan membuka perguruan silat Beksi.  Ayah Mandor Minggu bernama Sinan dan ibunya bernama Julia binti Sidi. Tahun kelahiran Mandor Minggu tidak diketahui  secara pasti, namun diperkirakan sekitar tahun 1890-1900an. Secara usia tidak  terpaut  jauh  dari  usia  Kong Nur.  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

M. SAIDI; PAHLAWAN KAMPUNG PETUKANGAN Alm. Pahlawan M. Saidi lahir pada tahun 1925, putra dari alm H. Taing dan gugur pada hari Kamis tanggal 23 Agustus 1945 kurang lebih jam 11. 00 WIB. Catatan diatas bersumber dari MEMO : Surat - Penyerahan sehelai Bendera RI/Sangkaka Merah Putih, pusaka alm. M. Saidi bin H. Taing oleh Hamdanih selaku ahli waris dwngan disaksikan oleh M. Jachya (Ketua RW 06) dan Djayanih (Ketua RT 001/06). Bendera merah-putih tersebut dipergunakan alm M. Saidi pada waktu Perang Kemerdekaan RI tahun 1945 di wilayah Kebayoran Lama Jakarta Selatan, kepada Pemerintah Republik Indonesia yang dalam hal ini diwakili oleh Lurah Petukangan Selatan, Bapak H. A. Salam untuk disimpan dan dirawat sebaik-baiknya sebagai salah satu bukti sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. (Sumber : Bung Alifudin salah satu keponakan alm M. Saidi dan sekaligus keponakan alm, Bung Didi Supriadi selaku Ketua Karang Taruna Kec. Pesanggrahan Kota Adm Jakarta Selatan, Yayasan Kampung Silat Petukangan)