KASUDIN KEBUDAYAAN JAKSEL DAN KAMPUNG TANGGUH RW 05 PETUT MENSUPORT KEGIATAN DIKLAT KULINER BETAWI DIMASA PANDEMI COVID-19

 


Audiensi Panitia Diklat Kuliner Betawi 2021 dengan Kasudin Kebudayaan Jaksel pada Selasa, 16 Maret 2021 di Pusat Pelatihan Seni Budaya Asem Baris Jaksel.

Alhamdulillah, rombongan panitia Pendidikan dan Pelatihan Kuliner Betawi Tahun 2021 telah diterima dengan baik oleh Kasudin Kebudayaan Jaksel beserta jajarannya, pada hari Selasa, 16 Maret 2021 di Pusat Pelatihan Asem Baris Jaksel.

Turut hadir, Kasudin Kebudayaan beserta jajarannya, Komunitas Cabe beserta jajarannya, Penggiat Kampung Silat Petukangan beserta jajarannya.

Dalam pertemuan tersebut menyimpulkan beberapa point bahwa Kasudin Kebudayaan Jaksel sangat mendukung dan akan berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya untuk pertemuan selanjutnya.

Setelah itu, kami langsung menuju ke Kampung Tangguh Covid -19 yang beroperasi di RW 5 Petukangan Utara dan langsung berkoordinasi dengan ketua RW yang sekaligus selaku Satgas Covid - 19.

Panitia dengan Pak RW berencana akan melakukan pertemuan kembali pada Jumat, 19 Maret 2021 pukul 19.30 dikantor RW 5 (sebagai bahan untuk meeting dengan Sudin.)

Pak RW 05 sangat mendukung, bahkan langsung meninjau lokasi pelaksanaan yang akan menjadi "SENTRA KULINER BETAWI" di Petukangan. 

Sebelum selesai, Kasudin Kebudayaan Jaksel menyerahkan bantuan masker untuk dapat meminimalisir dampak pandemi covid 19 terhadap pelaku seni.

Panitia berharap, mudah-mudahan kegiatan pada hari ini mendapat barokah, sesuai dengan apa yang kita harapkan. Aamiin


Komentar

Postingan populer dari blog ini

M. SAIDI; PAHLAWAN KAMPUNG PETUKANGAN Alm. Pahlawan M. Saidi lahir pada tahun 1925, putra dari alm H. Taing dan gugur pada hari Kamis tanggal 23 Agustus 1945 kurang lebih jam 11. 00 WIB. Catatan diatas bersumber dari MEMO : Surat - Penyerahan sehelai Bendera RI/Sangkaka Merah Putih, pusaka alm. M. Saidi bin H. Taing oleh Hamdanih selaku ahli waris dwngan disaksikan oleh M. Jachya (Ketua RW 06) dan Djayanih (Ketua RT 001/06). Bendera merah-putih tersebut dipergunakan alm M. Saidi pada waktu Perang Kemerdekaan RI tahun 1945 di wilayah Kebayoran Lama Jakarta Selatan, kepada Pemerintah Republik Indonesia yang dalam hal ini diwakili oleh Lurah Petukangan Selatan, Bapak H. A. Salam untuk disimpan dan dirawat sebaik-baiknya sebagai salah satu bukti sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. (Sumber : Bung Alifudin salah satu keponakan alm M. Saidi dan sekaligus keponakan alm, Bung Didi Supriadi selaku Ketua Karang Taruna Kec. Pesanggrahan Kota Adm Jakarta Selatan, Yayasan Kampung Silat Petukangan)

Tradisi Rasulan Beksi